Satu Hektare Lahan Gambut Terbakar di Teluk Dalam, Polisi Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Kukar – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kali ini, sekitar satu hektare lahan bergambut yang ditumbuhi rumput di Desa Teluk Dalam RT 2 terbakar pada Senin (12/10/2026) sore.

Merespons kejadian tersebut, tiga personel Polsek Tenggarong Seberang bergerak ke lokasi dan berkolaborasi dengan Dinas Kehutanan Kukar, pengurus RT 2 dan RT 4, serta warga setempat. Petugas berjibaku melakukan pemadaman agar kobaran api tidak merembet ke area yang lebih luas.

Lahan gambut menyimpan risiko kebakaran yang tidak boleh diremehkan. Api yang terlihat di permukaan perlu ditangani secara serius karena titik panas berpotensi bertahan dan memicu kebakaran kembali apabila tidak dilakukan pendinginan secara menyeluruh.

Di lokasi, tim gabungan mengerahkan kendaraan pemadam, mesin pompa air, dan peralatan pemadaman manual. Setelah api berhasil dilokalisir dan dipadamkan, petugas melanjutkan pendinginan pada titik-titik rawan serta pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.00 WITA itu menghanguskan vegetasi rumput di lahan milik Sopian. Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu rumput dan daun kering di tengah cuaca panas. Penyebab pastinya masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Penanganan berakhir sekitar pukul 17.30 WITA dengan situasi aman dan kondusif.

Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Rizky Tovas melalui kegiatan penanganan tersebut mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh potensi kebakaran, terutama saat rumput dan vegetasi mengering.

Warga diminta tidak membakar lahan maupun melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api. Jika menemukan asap atau titik api, masyarakat diharapkan segera melapor kepada kepolisian atau petugas terkait agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Api harus dihentikan sebelum berubah menjadi bencana yang lebih besar. Kesiapsiagaan petugas perlu diimbangi kepedulian masyarakat, sebab satu sumber api yang luput dari perhatian dapat mengancam lingkungan dan keselamatan warga.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve + nineteen =