Bepelas Malam 1 Erau Adat Kutai 2026 Digelar Khidmat, Kapolres Kukar Hadir di Tengah Prosesi Sakral
Kukar – Suasana adat dan nuansa sakral begitu terasa dalam pelaksanaan Bepelas Malam 1 rangkaian Erau Adat Kutai 2026 yang berlangsung di Museum Mulawarman, Jalan Diponegoro, Kelurahan Panji, Tenggarong, Minggu (20/9/2026) malam.
Prosesi adat tersebut turut dihadiri Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kutai Kartanegara Ny. Bella Khairul bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar dan para kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Kehadiran Kapolres Kukar menjadi bagian dari dukungan jajaran kepolisian terhadap rangkaian pelaksanaan Erau Adat Kutai 2026, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji Muhammad Arifin, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, serta unsur Forkopimda dan pejabat terkait lainnya.
Rangkaian Bepelas dimulai sekitar pukul 19.30 Wita ketika para undangan memasuki ruang Stinggil Keraton. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan ritual sakral hingga Sultan memasuki tempat pelaksanaan Bepelas.
Nuansa kemeriahan semakin terasa sekitar pukul 21.00 Wita. Sepuluh personel Batalyon B Sat Brimob Polda Kaltim melaksanakan peledakan meriam sebagai simbol ekspresi kegembiraan dan puji-pujian atas dimulainya perayaan besar adat Erau.
Setelah jamuan makan malam bersama, Sultan bersama tamu undangan VVIP kembali menuju ruang Stinggil untuk menyaksikan tarian sakral yang menjadi bagian dari rangkaian Bepelas.
Bagi masyarakat Kutai, Erau bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi ruang untuk menjaga keberlanjutan tradisi dan warisan budaya yang telah berlangsung secara turun-temurun.
Kehadiran jajaran kepolisian dalam setiap rangkaian kegiatan turut menjadi bagian dari upaya menjaga agar tradisi, keamanan dan kenyamanan masyarakat dapat berjalan beriringan selama Erau Adat Kutai 2026 berlangsung.




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!