Dua Hotspot Terdeteksi di Tol Balsam, Polisi dan Tim Gabungan Bergerak di Tengah Malam

Kukar – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tak mengenal waktu. Saat malam mulai menyelimuti kawasan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dua titik panas (hotspot) terdeteksi di sekitar Jalan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam), Senin (31/8/2026).

Deteksi tersebut menjadi perhatian jajaran Polsek Samboja. Berdasarkan pemantauan melalui aplikasi Lembuswana, dua hotspot terpantau dengan tingkat kepercayaan 68 persen dari satelit AQUA dengan sumber data NASA. Kedua titik berada di sekitar KM 51A dan KM 50B Tol Balsam.

Hotspot pertama terdeteksi pada koordinat -0.88421, 117.06881, sementara titik kedua berada di -0.88255, 117.08025. Data tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.
Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid bersama personel langsung melakukan pengecekan. Sebanyak tujuh personel Polsek Samboja diperkuat tiga personel BKO Brimob Polda Kaltim diterjunkan untuk melakukan penanganan.

Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu bersama Damkar Samboja, Manggala Agni Samboja dan Jasa Raharja Tol Balsam. Petugas bergerak menyisir area yang terindikasi sebagai lokasi hotspot sekaligus berupaya mencegah api menjalar ke kawasan lainnya.

Beberapa titik api berhasil dipadamkan. Namun, proses pemadaman dan pemantauan masih terus dilakukan di lokasi guna memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang kembali menyala.

Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid mengatakan, deteksi hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan karena data satelit perlu dikonfirmasi dengan kondisi faktual di lokasi.

“Setiap informasi hotspot kami tindak lanjuti dengan verifikasi lapangan. Langkah cepat ini penting agar apabila benar terdapat titik api, dapat segera dilakukan penanganan sebelum berkembang dan meluas,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap maupun titik api.

Dua titik panas di sekitar jalur Tol Balsam menjadi pengingat bahwa ancaman Karhutla dapat muncul kapan saja. Respons cepat, deteksi dini dan sinergi lintas instansi menjadi kunci agar api tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven + twelve =