Wakapolres Kukar Hadiri Gelar Budaya Festival 1.000 Tumpeng dan Penampilan 18 Paguyuban Jaranan serta Reog di Loa Kulu

Kukar — Wakapolres Kutai Kartanegara (Kukar) Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra menghadiri kegiatan Gelar Budaya Festival 1.000 Tumpeng dan Penampilan 18 Paguyuban Kesenian Jaranan dan Reog se-Kecamatan Loa Kulu, Selasa (25/8/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung pada 25 hingga 30 Agustus 2026 di Kecmatan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian seni dan budaya masyarakat Kecamatan Loa Kulu sekaligus mempererat silaturahmi, kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat.

Kegiatan turut dihadiri Yang Mulia Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Sultan Aji Muhammad Arifin, Bunda Ratu Sekar Asih, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Pj. Dinas Pariwisata Kukar Awang Bagus, Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto, Camat Loa Kulu Adriansyah, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku seni budaya, panitia serta masyarakat Kecamatan Loa Kulu.

Dalam sambutannya, Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gelar Budaya tersebut. Menurutnya, Festival 1.000 Tumpeng dan penampilan 18 Paguyuban Jaranan dan Reog bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan wujud rasa syukur sekaligus sarana menjaga warisan budaya leluhur.

“Festival ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat tanpa membedakan suku, agama maupun latar belakang. Budaya menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan kerukunan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa tumpeng yang disajikan memiliki makna sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta simbol kebersamaan, kerukunan dan gotong royong masyarakat.

Sebelumnya, pada Senin 24 Agustus 2026, jajaran Polsek Loa Kulu bersama masyarakat juga melaksanakan ziarah ke Makam Aji Pangeran Sinom Panji Mendapa di Desa Jembayan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan sesepuh sekaligus doa menjelang pelaksanaan Gelar Budaya.

Sementara itu, Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra menyampaikan dukungan Polres Kutai Kartanegara terhadap kegiatan masyarakat yang positif dalam menjaga dan mengembangkan seni serta budaya daerah.

“Pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap generasi muda dapat terus mengenal, mencintai dan melestarikan kesenian tradisional sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya daerah,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, penampilan Tari Jepen, pengalungan syal, penyampaian makna tumpeng, doa, pemotongan tumpeng, penampilan Tari Dayak serta berbagai pertunjukan seni budaya.

Kehadiran Wakapolres Kukar dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian budaya serta memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pelaku seni dan seluruh elemen masyarakat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − two =