Warung Berkah Polres Kukar Jadi Titik Temu Sinergitas: Kapolres Rangkul Forkopimda, Mahasiswa, dan Pemuda di Meja Berbuka

Kukar – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti “Warung Berkah” Polres Kutai Kartanegara pada Jumat (6/3/2026) petang. Di lokasi yang terletak di Jalan KH. Ahmad Mukhsin, Kelurahan Melayu ini, Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, menggelar agenda silaturahmi dan buka puasa bersama yang mempertemukan unsur Forkopimda dengan simpul-simpul organisasi mahasiswa serta pemuda se-Kabupaten Kutai Kartanegara.

Momen ini menjadi istimewa karena tidak hanya dihadiri oleh pejabat teras seperti perwakilan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Dandim 0906/KKR, dan jajaran Pemkab Kukar, tetapi juga melibatkan lebih dari 150 orang dari komunitas ojek online serta masyarakat umum.

Dalam sambutannya, AKBP Khairul Basyar mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi “Warung Berkah” memiliki makna mendalam. Program ini merupakan inisiasi murni personel Polres Kukar yang menyisihkan sebagian rezekinya sejak Oktober 2025 untuk membantu sesama.

“Warung Berkah bukan sekadar tempat berbagi makanan gratis setiap Jumat. Ini adalah wujud nyata kepedulian Polri. Di sini, kami juga menghadirkan pelayanan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan,” ujar AKBP Khairul Basyar.

Ia menambahkan bahwa Ramadhan adalah momentum emas untuk memperkuat toleransi dan berdiskusi santai mengenai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Kami mengajak adik-adik mahasiswa dan organisasi pemuda untuk peka terhadap potensi gangguan di lingkungan masing-masing, agar ibadah puasa kita semua berjalan aman dan nyaman,” imbuhnya.

Langkah inklusif Kapolres Kukar ini mendapat sambutan positif dari para aktivis mahasiswa. Ketua HMI Cabang Kukar, Zulhansyah, memberikan apresiasi tinggi atas komitmen Kapolres dalam merangkul elemen pemuda. “Kegiatan ini menunjukkan kedekatan Polri yang nyata dengan masyarakat. Kami berharap semangat ini bisa meluas hingga ke tingkat kecamatan,” tuturnya.

Senada, Presiden BEM Unikarta, Zulkarnain, menilai bahwa komunikasi informal di meja berbuka puasa mampu meruntuhkan sekat dan memperkuat rasa toleransi. Sementara Ketua PMII Cabang Kukar, Junaidi, menyebut langkah ini sebagai gerakan harmonis yang mampu mempererat kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang berlangsung khidmat. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali, meninggalkan pesan kuat bahwa keamanan Kutai Kartanegara adalah tanggung jawab kolektif antara aparat dan seluruh lapisan masyarakat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen − 9 =