Rumah Kontrakan 8 Pintu di Loa Duri Ulu Hangus Terbakar, Polsek Loa Janan Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Kukar – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit bangunan kontrakan delapan pintu di Gang Melati 4, RT 001, Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Selasa sore (17/3/2026). Meski tidak memakan korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 Wita. Bangunan yang terbakar merupakan milik Dery Ashari Darussalam (32), warga Desa Loa Duri Ilir.
“Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, api pertama kali terlihat muncul dari bagian depan kamar atas nomor satu. Diduga kuat penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada instalasi kabel di area tersebut,” ujar AKP Abdillah Dalimunthe.
Saksi mata, Ahmaulidin, yang juga merupakan penghuni kontrakan, menjelaskan bahwa dirinya sempat melihat percikan listrik dari kabel instalasi sebelum api membesar. Dalam waktu singkat, percikan tersebut berubah menjadi kobaran api yang langsung menyambar dinding bangunan.
Kondisi bangunan yang didominasi material kayu yang sudah tua dan kering membuat api menjalar dengan sangat cepat ke seluruh bagian kontrakan. Warga setempat sempat berupaya memadamkan api secara manual, namun besarnya kobaran membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian setelah unit pemadam kebakaran dan relawan tiba di lokasi untuk melakukan penanganan intensif. Akibat kejadian ini, delapan pintu kontrakan yang dihuni oleh warga bernama Jerry, Wico, Ahmaulidin, Indra, Rianti, Yuliana, Barlian, Maslinah, dan Aliktumba ludes terbakar.
“Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp250.000.000. Saat ini, Unit Reskrim Polsek Loa Janan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) untuk kepentingan olah TKP,” tambah Kapolsek.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya di wilayah Loa Janan, untuk selalu waspada dan rutin mengecek kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya musibah serupa, terutama pada bangunan berbahan kayu yang rentan terbakar.



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!