Cahaya Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Sultan Sulaiman: Kapolres Kukar Hadir Pererat Ukhuwah Bersama Tokoh Nasional

Kukar – Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti Masjid Agung Sultan Sulaiman, Jalan KH Dewantara, Kelurahan Panji, pada Minggu (08/03/2026) malam. Di bawah pendar lampu masjid yang megah, ratusan jamaah berkumpul memperingati malam Nuzulul Qur’an 1447 H, sebuah momentum sakral turunnya wahyu pertama bagi umat Islam.

Hadir di tengah-tengah jamaah, Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, duduk berdampingan dengan Wakil Gubernur Kaltim Ir. H. Seno Aji dan Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. Kehadiran Kapolres dalam agenda religi ini bukan sekadar pemenuhan undangan protokol, melainkan simbol kedekatan Polri dengan ulama dan masyarakat di bulan suci.

Peringatan malam istimewa ini menghadirkan sosok penceramah nasional, KH Zulfa Mustofa, yang merupakan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dalam tausiahnya yang segar dan humanis, KH Zulfa mengajak sekitar 400 jamaah yang hadir untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai lentera hidup yang membahagiakan.

“Nikmati proses membaca Al-Qur’an, jangan buru-buru. Qur’an adalah cahaya yang menuntun kita saat hidup terasa sulit. Dengan membaca dan mengamalkan, hati akan lebih tenang,” ujar KH Zulfa Mustofa dengan gaya penyampaiannya yang khas, sesekali diselingi humor yang menguatkan “otot hati” para jamaah.

Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, dalam sambutannya menekankan bahwa Nuzulul Qur’an adalah momentum untuk memperkuat Gerakan Etam Mengaji (GEMA) Idaman. Ia berharap dukungan penuh dari semua elemen, termasuk aparat keamanan, untuk membangun peradaban manusia yang unggul berlandaskan iman.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Kaltim Ir. H. Seno Aji mengapresiasi kerukunan yang tercipta di Kutai Kartanegara. Ia menegaskan bahwa pembangunan spiritual masyarakat merupakan fondasi penting selain pembangunan infrastruktur dan ekonomi.

Bagi Polres Kutai Kartanegara, kehadiran dalam peringatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas melalui pendekatan spiritual. Kapolres AKBP Khairul Basyar tampak membaur dengan para tokoh agama, mulai dari Ketua MUI, PCNU, Muhammadiyah, hingga LDII, menunjukkan soliditas lintas ormas di wilayah hukumnya.

“Melalui syiar Islam seperti ini, kita harapkan karakter masyarakat Kukar yang beriman dan bertaqwa semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif,” pesan yang tersirat dalam kebersamaan tersebut.

Acara yang dimulai pukul 21.00 WITA dengan pembacaan salawat nabi ini diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah pada pukul 22.39 WITA. Hingga kegiatan usai, situasi dilaporkan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh nuansa kekeluargaan, mencerminkan indahnya kebersamaan di bulan Ramadhan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight − six =