Polsek Anggana Respon Cepat Evakuasi Warga yang Ditemukan Meninggal Dunia di Desa Anggana

Kukar – Personel Polsek Anggana bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan proses evakuasi pasca diterimanya laporan penemuan jasad seorang pria yang diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di Jalan Cendana, RT 012, Desa Anggana, Sabtu (28/02/2026) dini hari.

Kejadian yang memprihatinkan ini pertama kali diketahui sekira pukul 03.30 WITA. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban yang diidentifikasi berinisial AD (29), ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di area dapur rumah saat saksi hendak bangun untuk melaksanakan ibadah sahur.

Kapolsek Anggana, IPTU I Komang Mahendra Putra, mengonfirmasi bahwa segera setelah menerima laporan dari Ketua RT setempat, tim unit reskrim dan patroli langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan situasi.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan penanganan pertama, mengamankan status quo di TKP, serta membantu proses penurunan jenazah bersama tim medis agar dapat dilakukan penanganan yang layak dan manusiawi,” ujar IPTU I Komang Mahendra.

Dari hasil olah TKP awal, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa tali tambang, kursi, serta beberapa obat-obatan milik korban. Berdasarkan pemeriksaan fisik luar oleh petugas di lapangan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak kepolisian juga melakukan pendekatan dialogis yang humanis kepada keluarga korban. Dari hasil pengumpulan keterangan, diketahui korban selama ini memang tengah berjuang melawan gangguan kesehatan serta memiliki riwayat pengobatan di rumah sakit jiwa. Selain faktor kesehatan, korban juga sempat bercerita kepada keluarga mengenai beban pikiran terkait permasalahan pribadi.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Polri berkomitmen untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam situasi sulit seperti ini, guna memastikan seluruh prosedur hukum dan kemanusiaan berjalan beriringan,” tambah Kapolsek.

Atas permintaan keluarga yang telah menerima kejadian ini sebagai musibah, proses visum dan autopsi tidak dilakukan. Jenazah telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman secara layak yang direncanakan berlangsung pada pagi ini.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental sesama warga dan segera melapor jika menemukan situasi darurat di lingkungan sekitar.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 3 =