Polsek Muara Kaman Pantau Banjir Yang Melanda Desa Muara Kaman Ulu, Pastikan Masyarakat Tetap Aman

Kukar – Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, dilanda banjir pada Senin, 14 April 2025, sekitar pukul 17.00 WITA. Banjir ini disebabkan oleh intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan meluapnya Air Mahakam.

Ketinggian air di Desa Lebaho Ulaq, RT 06 dan RT 09, mencapai 30-40 cm. Meskipun belum ada laporan tentang korban jiwa atau materiil, warga diimbau untuk tetap waspada dan siaga.

Kapolsek Muara Kaman IPTU Gede Wijaya mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian akibat bencana banjir, pihaknya berkoordinasi dengan Koramil dan Kecamatan untuk membuat posko pengaduan dan pendataan.

\”Posko tersebut nantinya akan membantu dalam memantau situasi dan memberikan bantuan jika diperlukan,\” ujarnya.

Warga diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang. Perkembangan situasi akan dilaporkan lebih lanjut.

Polsek Sebulu Ajak Warga Jaga Keamanan Saat Tahapan Kampanye PSU Pilkada Kukar 2025

Kukar – Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tahapan Pilkada 2025, Polsek Sebulu melaksanakan pengamanan kegiatan kampanye Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara 2025 di Desa Segihan RT. 003, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan masyarakat dari berbagai kalangan yang antusias mendengarkan visi dan misi pasangan calon tersebut, pada Senin (15/4).

Pengamanan dilakukan secara ketat oleh personel Polsek Sebulu untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain mengamankan lokasi kampanye, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar area untuk menghindari kemacetan dan gangguan lainnya.

Kapolsek Sebulu Akp Randy Anugrah Putranto menjelaskan kehadiran aparat kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjamin netralitas dalam pelaksanaan kampanye.

Selain bertugas menjaga keamanan, Personil Pengamana Polsek Sebulu, juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan kampanye berlangsung.

“Mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif dan damai selama pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara Tahun 2025. Hindari ujaran kebencian, hoaks, atau tindakan yang dapat memecah belah persatuan,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak suaranya dengan bijak.

Total 15 Jenazah Telah Dievakuasi, 12 Di Antaranya Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Hingga hari ini, total 15 jenazah korban kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan diri sebagai Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama telah berhasil dievakuasi oleh Tim Gabungan Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo dan TNI. Para korban ditemukan di sejumlah titik di wilayah pendulangan emas.

Evakuasi terbaru yang dilakukan hari ini mencakup tiga jenazah dari Area 22 pendulangan emas Yahukimo, Area 33 pendulangan emas Yahukimo, dan Tanjung Pamali. Ketiganya saat ini berada di RSUD Dekai untuk proses identifikasi lanjutan oleh Tim Dokkes Polri dan DVI Polri.

Rincian lokasi penemuan 15 jenazah sebagai berikut:

  • 3 jenazah dari TKP Tanjung Pamali
  • 5 jenazah dari dua titik di Kampung Bingki
  • 3 jenazah dari Area 22 pendulangan emas Yahukimo
  • 1 jenazah dari Area 33 pendulangan emas Yahukimo
  • 1 jenazah dari TKP Muara Kum
  • 1 jenazah dari TKP Kabupaten Pegunungan Bintang
  • 1 jenazah dari Area Kepala Air Mumok

Selain itu, dua orang korban telah berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di Tanjung Pamali, yakni Johanis Adu dan Suwito, keduanya telah dievakuasi ke Dekai dan saat ini sedang mendapatkan perawatan medis serta pendampingan psikologis.

Adapun identitas 12 jenazah yang berhasil diidentifikasi adalah:

  1. Wawan Tangahu — Dusun III, Kab. Bolmong Selatan, Sulawesi Utara (TKP Area 22 pendulangan emas Yahukimo)
  2. Suardi Laode alias Kaswadi — Dusun III, Kab. Bolmong Selatan, Sulawesi Utara (TKP Area 22 pendulangan emas Yahukimo)
  3. Stenli Humena — Kampung Kalama Darat, Kab. Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (TKP Muara Kum)
  4. Yuda Lesmana — Kos Jalan Paradiso, Dekai (TKP Camp Muradala, Kampung Bingki)
  5. Riki Rahmat — Desa Ranomolua, Kec. Besulutu, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara (TKP Camp Muradala, Kampung Bingki)
  6. Muhammad Arif — Kos Pemukiman Jalur II, Dekai (TKP Camp Muradala, Kampung Bingki)
  7. Safaruddin — Kos Pemukiman Jalur II, Dekai (TKP Camp Muradala, Kampung Bingki)
  8. Abdur Raffi Batu Bara — Kos Pemukiman Jalur II, Dekai (TKP Camp Muradala, Kampung Bingki)
  9. Stefanus Gisbertus — Desa Tala, Kab. Seram Barat, Maluku (TKP Tanjung Pamali)
  10. Zamroni — Dukuh Dulak, Desa Gantungan, Kab. Tegal, Jawa Tengah (TKP Tanjung Pamali)
  11. Ariston Kamma — Tantanan, Tallunglipu, Sulawesi Selatan (TKP Kab. Pegunungan Bintang)
  12. Rusli — Desa Buti, Kab. Merauke, Papua (TKP Area 22 pendulangan emas Yahukimo)

Sementara untuk ketiga jenazah lainnya yang baru saja dievakuasi hari ini masih dalam proses rekonsiliasi oleh Tim DVI Polri.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa proses evakuasi dilakukan oleh personel gabungan Ops Damai Cartenz, Polres Yahukimo, dan TNI.

“Selama proses evakuasi jenazah berjalan dengan aman dan telah dilakukan proses identifikasi. Kami juga akan terus berupaya menemukan sisa korban lainnya serta terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” ujarnya, Senin (14/4).

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah dilibatkan secara aktif dalam proses identifikasi.

“Hingga saat ini, 12 dari 15 jenazah telah kami serahkan ke pihak keluarga. Kami juga memberikan pendampingan secara menyeluruh bagi keluarga korban,” kata Yusuf.

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus melanjutkan proses evakuasi, identifikasi korban, serta pengejaran terhadap para pelaku kekejaman yang mengancam keselamatan warga sipil.

Polri Kembali Kirim Pasukan untuk Misi Perdamaian PBB, Latpragas Satgas FPU 7 MINUSCA Resmi Dimulai

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung misi perdamaian dunia melalui partisipasi aktif dalam misi pemeliharaan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada tanggal 14 April 2025, Polri resmi menggelar upacara tradisi pembukaan Latihan Pra Penugasan (Latpragas) Satgas Garbha Formed Police Unit (FPU) 7 untuk misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah.

Upacara pembukaan Latpragas ini dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen Pol Dr. Krishna Murti, S.I.K., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Polri telah berkontribusi dalam misi perdamaian PBB sejak tahun 1989, dengan total 3.521 personel yang telah diterjunkan dalam 22 misi di 19 negara.

\”Polri pertama kali menugaskan Satgas Garbha FPU pada misi MINUSCA pada tahun 2019 dan hingga saat ini sudah mengirimkan 840 personel, terdiri dari 716 polisi laki-laki (Polki) dan 124 polisi wanita (Polwan),\” ujar Irjen Pol Krishna Murti.

Latpragas Satgas Garbha FPU 7 MINUSCA ini akan berlangsung selama tujuh bulan dan diikuti oleh 154 personel Polri. Materi pelatihan mencakup pembinaan tradisi, pelatihan wajib seperti Core Pre-Deployment Training Materials dan Specialized Training Materials, latihan kelompok komando, latihan fungsi, serta pelatihan bahasa Prancis, mengingat MINUSCA merupakan misi francophone atau misi berbahasa Prancis.

Kontingen FPU 7 ini akan menggantikan FPU 6 yang telah bertugas di Republik Afrika Tengah, dan selanjutnya akan melaksanakan tugas sebagai bagian dari United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA) selama satu tahun ke depan.

\”Kegiatan ini menandai dimulainya persiapan intensif bagi pasukan kita untuk kembali mengemban tugas mulia menjaga perdamaian dunia di wilayah konflik. Ini adalah bentuk nyata kontribusi Indonesia di mata internasional,\” tegas Irjen Pol Krishna Murti.

Dengan semangat profesionalisme dan integritas tinggi, Polri terus memperkuat perannya sebagai bagian dari penjaga perdamaian global.

Survei: 91,2% Mayoritas Pemudik Puas dengan Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran

JAKARTA – Hasil survei yang dilakukan oleh Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menunjukkan tingkat kepuasan tinggi dari para pemudik terhadap rekayasa lalu lintas dan infrastruktur jalan selama musim mudik Idulfitri 1446 H. Dari total responden yang mengikuti survei, sebanyak 91,2 persen menyatakan puas atas kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh jajaran Kepolisian.

Direktur Riset dan Komunikasi KedaiKOPI, Ibnu Dwi Cahyo, mengungkapkan dalam konferensi pers daring pada Senin (14/4/2025), bahwa 96,1 persen pemudik juga memberikan penilaian positif terhadap kondisi infrastruktur jalan, baik tol maupun non-tol, yang digunakan selama perjalanan mudik.

“Mayoritas responden menilai jalanan dalam kondisi baik dan rekayasa lalu lintas cukup efektif mengurai kepadatan selama arus mudik,” jelasnya.

Selain itu, survei juga mencatat kepuasan pemudik terhadap berbagai fasilitas pendukung, seperti layanan posko kesehatan (92,9 persen), ketersediaan BBM di rest area (95,8 persen), kebersihan tempat makan (91,1 persen), kenyamanan area istirahat (89,1 persen), dan kondisi toilet (86,2 persen).

Dari sisi pengamanan dan kelancaran lalu lintas, kinerja polisi lalu lintas juga mendapatkan apresiasi positif. Sebanyak 87,9 persen responden merasa aman selama perjalanan, sedangkan 86,3 persen mengaku puas terhadap kelancaran arus mudik yang dijaga oleh Polantas. Angka ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun lalu, terutama dalam aspek kelancaran yang naik sebesar 3,8 persen.

Sementara itu, layanan darurat juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepuasan masyarakat, dari sebelumnya 61,2 persen pada tahun lalu menjadi 90,3 persen di tahun ini.

Survei KedaiKOPI ini dilakukan pada periode 2 hingga 8 April 2025 dengan melibatkan 1.062 responden yang melakukan perjalanan mudik. Metode survei dilakukan secara daring menggunakan pendekatan CASI (Computerized Assisted Self Interview).

Polres Kutai Kartanegara Gelar Tactical Floor Game untuk Pengamanan Pemungutan Suara Ulang Pilkada 2025

Kukar – Dalam rangka mempersiapkan pengamanan yang optimal untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Kutai Kartanegara 2025, Polres Kutai Kartanegara menggelar kegiatan Tactical Floor Game (TFG).

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 14 April 2025, pukul 10.00 WITA hingga 16.30 WITA di Ballroom Lt. 5 Hotel Grand Fatma, Tenggarong.

Kegiatan TFG ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada pimpinan terkait rencana pengamanan PSU di Kabupaten Kutai Kartanegara dan sebagai bentuk simulasi untuk mengantisipasi perubahan situasi selama tahapan PSU.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesiapan dan koordinasi antara aparat keamanan dan instansi terkait dapat meningkat dalam melaksanakan pengamanan PSU.

Kapolres Kukar AKBP Dody Surya Putra menyampaikan bahwa rencana pengamanan PSU ini melibatkan 4.227 personil gabungan dari Polres Kukar, BKO Polda Kaltim, TNI, Dishub, Satpol PP, BPBD, Damkar, Dinkes dan Satuan Linmas.

\”Jumlah DPT yang akan menggunakan hak pilih sebanyak 552.469 orang dengan jumlah TPS sebanyak 1.447,\” ujar Kapolres.

Hal ini pun dilakukan sebagai antisipasi segala potensi kerawanan yang akan terjadi selama PSU Pilkada Kukar 2025 berlangsung nantinya.

Dengan persiapan matang dan koordinasi yang baik antara aparat keamanan dan instansi terkait, diharapkan PSU Pilkada Kabupaten Kutai Kartanegara 2025 dapat berlangsung dengan aman, damai, dan tertib.

Sat Polairud Polres Kutai Kartanegara Himbau Anak-Anak untuk Berhati-hati saat Bermain di Pinggiran Sungai

Kukar – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Kutai Kartanegara mengimbau anak-anak untuk berhati-hati saat bermain di pinggiran sungai, pada Senin (14/4).

Imbauan ini disampaikan dalam rangka mencegah terjadinya kecelakaan atau insiden yang tidak diinginkan. Pinggiran sungai dapat menjadi tempat yang berbahaya bagi anak-anak, terutama jika mereka tidak diawasi dengan baik.

Bahaya yang mungkin terjadi saat bermain di pinggiran sungai antara lain tenggelam, terpeleset dan jatuh, serta serangan hewan liar seperti buaya atau ular. Oleh karena itu, Sat Polairud Polres Kutai Kartanegara menghimbau anak-anak untuk tidak bermain di pinggiran sungai tanpa pengawasan orang dewasa.

Kasat Polairud AKP Yohanes Bonar Adiguna menghimbauan untuk Orang tua sangat berperan penting dalam mengawasi anak-anak saat bermain di pinggiran sungai.

\”Diharapkan para orang tua dapat memberikan pengawasan yang ketat dan mengingatkan anak-anak tentang bahaya yang mungkin terjadi. Dengan adanya pengawasan yang baik, anak-anak dapat terhindar dari bahaya yang mungkin terjadi saat bermain di pinggiran sungai,\” ujarnya.

Sat Polairud Polres Kutai Kartanegara berharap dengan adanya himbauan ini, anak-anak dapat lebih berhati-hati saat bermain di pinggiran sungai dan terhindar dari bahaya yang mungkin terjadi. Kegiatan sambang dan himbauan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Pastikan Keamanan Di Masa Kampanye, Polsek Sebulu Lakukan Patroli Malam Cegah Potensi Gangguan

Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Sebulu melaksanakan patroli di sejumlah area strategis pada Senin (14/04/2025) dini hari sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan selama masa kampanye Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara 2025.

Patroli ini bertujuan mencegah potensi gangguan keamanan serta memastikan situasi tetap kondusif sepanjang tahapan PSU Pilkada berlangsung.

Selain menjaga keamanan, patroli juga difokuskan pada pengawasan terhadap potensi pelanggaran kampanye dan antisipasi gesekan antar pendukung. Langkah preventif ini diharapkan dapat menjaga wilayah hukum Polsek Sebulu tetap aman dan terkendali hingga seluruh tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara 2025 selesai.

Kapolsek Sebulu, AKP Randy Anugrah Putranto, menjelaskan bahwa patroli tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polsek Sebulu dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa kampanye.

“Kami mengintensifkan patroli di area-area strategis untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan selama proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara 2025 berlangsung. Ini penting untuk menjaga stabilitas wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar AKP Randy.

Patroli ini akan terus dilaksanakan hingga seluruh tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara 2025 selesai guna menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat Kecamatan Sebulu dalam menghadapi pesta demokrasi tersebut.

Patroli Cooling System: Polsek Anggana Beraksi untuk Menciptakan Suasana Damai PSU Pilkada Kukar


Kukar – Polsek Anggana melaksanakan Patroli Cooling System pasca Pilkada Damai 2025 untuk menciptakan suasana damai dan menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada Minggu (13/4).

Personel Polsek Anggana melakukan patroli ke beberapa lokasi strategis, seperti Kantor Panwascam, Kantor PPK, Kantor Desa, serta berinteraksi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Kapolsek Anggana AKP Ahmad Wira Taryudi mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah menciptakan suasana damai PSU Pilkada dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Selain itu, juga untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan tindak kejahatan.

Masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap orang mencurigakan dan segera melapor jika terjadi tindak pidana.

Dengan adanya Patroli Cooling System, Polsek Anggana dapat menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan mencegah terjadinya gangguan keamanan, sehingga masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas sehari-hari.

Bhabinkamtibmas Polsek Muara Kaman Dukung Ketahanan Pangan dengan Sambangi Petani

Kukar – Bhabinkamtibmas Polsek Muara Kaman, Aiptu Roni Dwi P, melakukan sambang kepada salah satu pemilik lahan di Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Minggu, 13 April 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung Program Asta Cita pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan di wilayah.

Dalam kunjungannya, Aiptu Roni Dwi P memberikan pendampingan dan motivasi kepada petani untuk meningkatkan produktivitas pertaniannya. Ia juga mengajak warga binaannya untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi dengan menanam sayuran, buah-buahan, atau tanaman lain yang bermanfaat.

Kapolsek Muara Kaman, IPTU Gede Wijaya, menekankan peran penting sektor pertanian dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah. Ia mendukung upaya para petani dalam mengelola lahan mereka dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Pemanfaatan lahan pekarangan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga membantu menciptakan pola hidup sehat di tengah masyarakat. Dengan menanam sayuran dan buah-buahan di pekarangan rumah, masyarakat dapat meningkatkan ketersediaan pangan bergizi di rumah tangga.

Dengan kegiatan ini, Polsek Muara Kaman menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita pemerintah dan meningkatkan ketahanan pangan di wilayah.