Polsek Loa Kulu Evakuasi Jenazah Pemuda yang Ditemukan Gantung Diri

Polsek Loa Kulu Tindaklanjuti Temuan Mayat Gantung Diri di Kebun Warga

Loa Kulu – Warga Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang tergantung di sebuah pohon dalam area kebun milik warga pada Jumat (16/05/2025) siang.

Korban diketahui berinisial AN (24), warga Desa Jembayan, yang dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak Minggu (11/05/2025). Setelah beberapa hari dilakukan pencarian oleh pihak keluarga, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia dengan posisi tergantung di pohon Lay yang berada di kebun milik H. Idris, tepatnya di Jl. Padat Karya RT 001 Desa Jembayan.

Kapolsek Loa Kulu AKP Elnath S.W. Gemilang, menyampaikan bahwa setelah menerima laporan warga, pihaknya bersama tim Inafis Polres Kukar dan relawan segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan proses evakuasi.

Dari lokasi kejadian, ditemukan beberapa barang milik korban di antaranya satu unit handphone merek Redmi Note 10 Pro, sepasang sandal hitam, serta seutas tali nilon warna biru sepanjang kurang lebih dua meter yang diduga digunakan dalam aksi gantung diri tersebut.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban diketahui sempat meninggalkan rumah sejak siang hari dan tidak dapat dihubungi sejak saat itu. Setelah upaya pencarian yang intensif, korban ditemukan oleh ayahnya sendiri, Sdr. Jumriadi, yang mengaku mendapatkan firasat untuk kembali mengecek lokasi di sekitar kebun tersebut.

“Korban ditemukan sudah dalam keadaan membusuk. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum maupun otopsi, dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” jelas Kapolsek.

Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta memasang garis polisi di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di RT 015 Desa Jembayan untuk dimakamkan.

Kapolsek Loa Kulu juga mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi psikologis anggota keluarganya, serta tidak segan berkonsultasi dengan pihak berwenang jika menemui tanda-tanda tekanan mental atau masalah pribadi yang berat

Warga Apresiasi “Jumat Curhat”, Polsek Muara Jawa Dapat Dukungan Penuh

Kukar – Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek Muara Jawa kembali menggelar kegiatan “Jumat Curhat” pada Jumat (16/05/2025) bersama warga RT 14, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini dihadiri oleh Kanit Binmas Polsek Muara Jawa Iptu Andri Febrianto beserta anggota, Serka Ariansyah selaku Babinsa Kelurahan Muara Jawa Ulu, serta sejumlah warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa kegiatan “Jumat Curhat” merupakan wadah silaturahmi sekaligus forum komunikasi terbuka antara Polri dan masyarakat. Tujuannya untuk menampung aspirasi, keluhan, serta saran dari masyarakat terkait pelayanan kepolisian maupun situasi kamtibmas di lingkungan sekitar.

Mewakili Kapolsek Muara Jawa Iptu Al. Annas, Kanit Binmas menyampaikan pesan agar masyarakat senantiasa menjaga kondusifitas wilayah, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoaks, serta aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan. Dalam kegiatan ini juga disosialisasikan layanan pengaduan Polri melalui Call Center 110.

Apresiasi datang dari tokoh masyarakat setempat, Bapak Munaryo, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada Polsek Muara Jawa atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat positif karena membuka ruang komunikasi yang baik antara warga dan kepolisian. Kami berharap Polsek Muara Jawa terus meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam rawan, demi menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak Polsek Muara Jawa menyatakan komitmennya untuk meningkatkan intensitas patroli sebagai bentuk respon terhadap masukan masyarakat demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

POLRI DAERAH PAPUA BARATBIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT

SIARAN PERS

TENTANG

Ditlantas Polda Papua Barat Gelar Sosialisasi Tertib Lalul Lintas Di Manokwari

Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Ditlantas Polda) Papua Barat menggelar kegiatan sosialisasi tentang tata tertib dan etika berlalu lintas di Kampung Wamesa, Kelurahan Anday, Kabupaten Manokwari, pada Kamis (15/5/2025).

Kegiatan ini berlangsung dari pukul 10.00 WIT hingga 12.00 WIT dan dipimpin langsung oleh jajaran personel Ditlantas Polda Papua Barat.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat setempat mendapatkan pembinaan dan penyuluhan mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Selain itu, tim Ditlantas juga menyampaikan pesan khusus terkait larangan penggunaan knalpot brong, yang dinilai mengganggu ketertiban umum serta berdampak negatif terhadap kenyamanan lingkungan sekitar.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat. Khususnya untuk tidak menggunakan knalpot brong, yang saat ini menjadi perhatian utama dalam menjaga kenyamanan bersama,” ujar IPDA Yos, salah satu petugas yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan humanis kepada masyarakat, Ditlantas Polda Papua Barat turut membagikan makanan kepada para peserta sosialisasi. Warga Kampung Wamesa pun menyambut kegiatan ini dengan antusias dan penuh semangat.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Ditlantas dalam mengedukasi masyarakat. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat penting dalam membangun hubungan yang positif antara kepolisian dan warga.

“Kegiatan sosialisasi ini bukan hanya sekadar penyuluhan, tetapi juga bentuk nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani, termasuk dalam hal keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Andre J.W. Manuputty, SIK, menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin di berbagai wilayah Papua Barat, guna menumbuhkan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib di tengah masyarakat.

Manokwari 15  Mei 2025

Dikeluarkan oleh : Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua Barat, Alamat. Jln Trikora Maripi Anday Distrik Manokwari Selatan, Kab. Manokwari, Papua Barat. Kontak Person Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol.Ignatius Benny Ady Prabowo,S.H.,S.I.K., M.Kom, HP 08123000348

Kontak Tembak di Puncak Jaya, Dua Personel Satgas Ops Damai Cartenz-2025 Gugur

Puncak Jaya, Mulia – Dua personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 dilaporkan gugur setelah kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Usir, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Kamis (15/5).

Kedua korban adalah Bripda Dedi Tambunan serta Bharada Raymon Rerey, Keduanya merupakan personel aktif dalam Satgas Ops Damai Cartenz-2025.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menjelaskan “Pelaku diduga dari anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Kedua korban sempat dievakuasi ke RSUD Mulia, namun saat tiba di rumah sakit, mereka dinyatakan meninggal dunia. Saat ini, jenazah keduanya berada di RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya”, ujar Brigjend Faizal.

Kejadian kontak tembak ini terjadi di kampung usir, warga sekitar mengaku mendengar suara letusan senjata api dari arah Kampung Usir.

Menanggapi kejadian ini, Satgas Ops Damai Cartenz-2025 langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Aparat gabungan hingga kini masih melakukan penyisiran di wilayah sekitar guna mengamankan situasi.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat Puncak Jaya untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan aparat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan tetap menjaga situasi kamtibmas,” ujarnya.

Polda Papua Barat Gelar Nonton Bersama Film “Sayap Sayap Patah 2” Bersama Organisasi Masyarakat di Manokwari

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menggelar kegiatan nonton bersama film Sayap Sayap Patah 2 bersama sejumlah organisasi masyarakat (Ormas), Kamis sore (15/5), bertempat di bioskop XXI Manokwari. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 16.00 WIT hingga selesai.
Kegiatan ini dihadiri sebanyak 180 orang, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., didampingi oleh Wakapolda Papua Barat, para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat, serta perwakilan dari berbagai Ormas, BEM Mahasiswa dan OKP Cipayung yang ada di Manokwari.

Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis dan penuh kebersamaan.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komunikasi positif antara polisi dan masyarakat.

“Dengan nonton bareng ini, kita ingin membangun kedekatan dan memperkuat hubungan yang harmonis,film ini bercerita tentang polisi yang mendedikasikan jiwa raga tenaga waktu dan keluarga demi keselamatan masyarakat, nusa dan bangsa, film ini juga sangat bermanfaat bagi anggota polri dan keluarga nya untuk ditonton sehingga bisa meningkatkan moril semangat kerja dalam menjalankan pengabdian di kepolisian yang penuh dedikasi memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakan hukum terhadap pelaku kriminal dan musuh negara.”ujarnya singkat

Film Sayap Sayap Patah 2 dipilih karena mengangkat tema perjuangan dan persatuan, yang diharapkan dapat menginspirasi peserta dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Acara ditutup dengan suasana akrab dan penuh kehangatan, serta sesi foto bersama antara peserta Ormas dan jajaran Polda Papua Barat.

Siap Tanggulangi Karhutla, Polda Kalteng Gelar Apel Kesiapsiagaan Personel dan Sarpras Bersama TNI dan Stakeholder Terkait

Palangka Raya – Sebagai upaya untuk mengantisipasi dan menangani bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah, Polda Kalteng menggelar apel kesiapsiagaan yang berlangsung di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Jumat (16/5/2025).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan dihadiri Gubernur H. Agustiar Sabran, unsur Forkopimda, serta personel gabungan dari TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan komitmen jajaran Polda Kalteng dalam menanggulangi Karhutla, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek.

“Saya sudah instruksikan seluruh personel di semua tingkatan untuk siap siaga dalam mencegah dan mengantisipasi terjadinya Karhutla di Bumi Tambun Bungai,” ujar Irjen Iwan.

Irjem Iwan juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta keterlibatan aktif masyarakat dalam penanggulangan Karhutla.

“Selain itu, kesiapan personel dan peralatan, penegakan hukum yang tegas serta pemanfaatan aplikasi Lancang Kuning sebagai sistem deteksi dini juga menjadi fokus utama,” tegasnya.

Usai pelaksanaan apel, Kapolda bersama Gubernur melakukan pengecekan langsung terhadap sarana dan prasarana yang disiapkan untuk mendukung penanganan Karhutla.

“Dengan koordinasi dan sinergi yang solid antara Polda Kalteng dan seluruh stakeholder, diharapkan pencegahan dan penanggulangan Karhutla dapat berjalan optimal di Provinsi Kalteng,” tutup Kapolda.

Polda Kaltim Gencarkan Penindakan Premanisme, Ungkap Tambang Ilegal dan Tangani Kasus Pelecehan Seksual

Tribratanews.kaltim.polri.go.id, Balikpapan – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya. Dalam doorstop kepada awak media, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., memaparkan sejumlah capaian penting Polda Kaltim, termasuk perkembangan operasi premanisme, penanganan kasus pertambangan ilegal, hingga pengungkapan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap remaja putri di Balikpapan, Jumat (16/5/2025).

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. mengungkap perkembangan sejumlah kasus penting di wilayah Kalimantan Timur. Dalam operasi pemberantasan premanisme yang berlangsung sejak 1–14 Mei, Polda Kaltim dan jajaran berhasil mengungkap 27 kasus dengan 41 tersangka. Jenis kasus yang ditangani meliputi pemerasan, pungli, intimidasi, hingga pencurian. Operasi akan berlangsung hingga 21 Mei, namun penindakan akan terus dilakukan guna menjaga iklim investasi tetap kondusif.

Terkait dugaan pertambangan ilegal di lahan milik Unmul, Polda Kaltim masih melakukan penyelidikan dan telah memeriksa sembilan orang saksi. Penegakan hukum terhadap perusakan hutan ditangani oleh Gakkum KLHK, sementara Polda fokus pada dugaan tambang ilegal. Kendala utama penyelidikan adalah hilangnya alat berat di lokasi saat polisi tiba.

Selain itu, Polda juga menangani kasus dugaan pelecehan seksual terhadap remaja perempuan di Balikpapan yang terjadi 9 Mei lalu. Pelaku berinisial R (kelahiran 2000) ditangkap kurang dari 24 jam setelah laporan dibuat pada 14 Mei, berkat bukti foto yang diserahkan korban.

Masyarakat diimbau segera melapor bila menjadi korban atau mengetahui tindakan premanisme melalui hotline 110 tanpa pulsa. Polda Kaltim berkomitmen menjaga keamanan dan menindak segala bentuk kejahatan secara tegas dan profesional.

Ganggu Pengguna Jalan, Pelaku Pungli Diamankan Polsek Kenohan

Kukar — Pada Rabu (14/5) lalu, Jajaran Unit Reskrim Polsek Kenohan berhasil mengungkap dugaan tindak pidana premanisme dan pungutan liar (pungli) di wilayah hukum Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara. Pengungkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam II yang tengah digelar di seluruh jajaran Polda Kalimantan Timur.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, petugas melakukan penyelidikan dan mendapati seorang pria paruh baya yang kedapatan melakukan pungli terhadap pengguna jalan di ruas Jalan Poros Kota Bangun – Tabang, tepatnya di RT 006 Desa Teluk Muda, Kenohan.

Pelaku berinisial A (65), warga Desa Semayang, diamankan saat tengah berdiri di tengah jalan sambil membawa kotak kardus minuman yang disodorkan ke arah pengemudi kendaraan yang melintas, dengan maksud meminta uang. Uang yang dikumpulkan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.

Kapolsek Kenohan, IPTU Nelson Eddy Bojoh, menjelaskan bahwa dari tangan pelaku diamankan sejumlah uang tunai senilai Rp36.000 dengan pecahan kecil serta sebuah kotak kardus minuman yang digunakan sebagai wadah pungli.

“Tindakan ini meresahkan masyarakat, apalagi dilakukan di jalan umum yang mengganggu kelancaran lalu lintas serta merugikan pengguna jalan. Pelaku telah diamankan dan dilakukan pembinaan serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” ujar IPTU Nelson.

Polsek Kenohan menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, serta pendalaman terhadap pelaku. Tindakan ini mengacu pada Pasal 368 KUHP tentang pemerasan atau memaksa orang lain untuk memberikan sesuatu.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata dari komitmen Polri, khususnya Polsek Kenohan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, serta mendukung penuh pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam II guna menekan segala bentuk penyakit masyarakat termasuk praktik pungli.

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemui tindakan serupa, guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari aksi premanisme.

Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan Bersama PMI dan Pemdes Desa Loa Janan Ulu Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir

Kukar – Dalam upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana banjir, Bhabinkamtibmas Desa Loa Janan Ulu, Aipda Suwarno, bersinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Loa Janan Ulu untuk menyalurkan bantuan air bersih secara langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak. Jum’at (16/05/2025)

Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Desa Loa Janan Ulu dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan terganggunya akses terhadap air bersih. Banyak warga kesulitan mendapatkan air layak konsumsi karena sumber air mereka tercemar atau tidak dapat digunakan akibat genangan air. Menyikapi kondisi tersebut, Aipda Suwarno bersama relawan PMI dan aparatur desa segera berkoordinasi untuk mendistribusikan air bersih ke titik-titik yang paling membutuhkan.

Penyaluran air bersih dilakukan secara langsung ke rumah-rumah warga, terutama yang berada di daerah paling parah terdampak. Dengan menggunakan mobil tangki air, tim bergerak dari satu RT ke RT lainnya. Warga pun tampak antusias dan sangat terbantu dengan bantuan tersebut, mengingat kebutuhan akan air bersih sangat mendesak untuk keperluan memasak, mandi, dan kebutuhan harian lainnya.

Aipda Suwarno menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat serta bentuk sinergitas antara kepolisian, PMI, dan pemerintahan desa. “Kami ingin memastikan bahwa warga tidak hanya selamat dari banjir, tetapi juga tetap sehat dan dapat menjalani aktivitas harian meski dalam kondisi sulit. Air bersih adalah kebutuhan mendasar, dan kami hadir untuk membantu,” ujarnya.

Kepala Desa Loa Janan Ulu juga mengapresiasi langkah cepat yang diambil bersama oleh berbagai pihak, dan berharap kerja sama semacam ini terus berlanjut dalam menghadapi situasi darurat lainnya. Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit.

Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat kepolisian, lembaga kemanusiaan, dan pemerintah desa sangat penting dalam memberikan bantuan yang cepat, tepat, dan menyentuh langsung ke masyarakat.

Tokoh Adat Dayak Apresiasi Polres Kutai Kartanegara atas Komitmen Penegakan Hukum yang Humanis

Kukar — Komitmen Polres Kutai Kartanegara dalam menjaga kondusifitas wilayah melalui pendekatan persuasif dan humanis mendapat apresiasi dari para tokoh masyarakat adat Dayak. Hal tersebut terungkap dalam kegiatan silaturahmi antara masyarakat adat Dayak Kukar dan jajaran Polres Kutai Kartanegara pada Kamis, 15 Mei 2025 di Ruang Tribrata Polres Kukar.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh Ketua Umum Kerukunan Dayak Kenyah Kalimantan Timur, Prof. Dr. Djiuhardi, S.E., M.M., bersama sejumlah perwakilan masyarakat adat, dan diterima langsung oleh Kabag Ops Polres Kukar Kompol Roganda, S.H., beserta jajaran pejabat utama Polres.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Djiuhardi menyampaikan terima kasih atas keterbukaan dan sikap profesional jajaran Polres Kukar dalam menyikapi laporan yang dilayangkan PT. Karunia Armada Indonesia (KAI) terhadap Ketua Lembaga Adat Dayak Kukar, Sdr. Anderson Laing.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa kepolisian memiliki tugas ganda sebagai pengayom masyarakat dan juga sebagai penegak hukum. Atas nama masyarakat adat, saya menyampaikan permohonan maaf jika ada tindakan dari pihak kami yang kurang bijak dan telah menempatkan kepolisian pada posisi sulit,” ujar Prof. Djiuhardi.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat adat Dayak menjunjung tinggi supremasi hukum dan siap bekerjasama menjaga stabilitas daerah, khususnya dalam mendukung iklim investasi yang aman dan harmonis antara masyarakat lokal dan pihak swasta.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Roganda, menyambut positif niat baik dari para tokoh adat. Ia menjelaskan bahwa sejak awal Polres Kukar telah berupaya menyelesaikan permasalahan ini melalui mediasi, namun karena tidak diindahkan, pihak pelapor akhirnya memilih jalur hukum.

Meski demikian, Polres Kukar tetap membuka ruang penyelesaian melalui pendekatan restorative justice sesuai prosedur yang berlaku. “Kami berharap Sdr. Anderson Laing bersikap kooperatif agar proses ini bisa dijalankan dengan baik dan tetap mengedepankan prinsip keadilan serta kearifan lokal,” tegas Kompol Roganda.

Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi yang baik antara masyarakat adat dan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kutai Kartanegara.