Kapolres Kutai Kartanegara Hadiri Tausiyah Refleksi Akhir Tahun 2025 di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong
Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menghadiri kegiatan tausiyah refleksi akhir tahun 2025 yang digelar di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, Jum’at (19/12/2025). Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai lapisan masyarakat.
Kehadiran Kapolres Kukar dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan introspeksi diri menjelang pergantian tahun. Tausiyah refleksi akhir tahun ini menjadi momentum bagi umat untuk merenungkan perjalanan selama setahun terakhir, sekaligus menata niat dan harapan ke depan.
Usai acara tersebut, AKBP Khairul Basyar menyampaikan bahwa refleksi akhir tahun memiliki makna penting sebagai sarana evaluasi diri, baik secara pribadi maupun kolektif, guna mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang lebih baik, aman, dan harmonis.
“Momentum akhir tahun ini hendaknya kita jadikan sebagai waktu untuk bermuhasabah, memperbaiki diri, serta memperkuat keimanan dan kebersamaan. Dengan nilai-nilai tersebut, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar AKBP Khairul Basyar.
Kapolres Kukar juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama, khususnya dalam menyambut tahun baru 2026. Menurutnya, peran serta masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Kegiatan tausiyah refleksi akhir tahun 2025 ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Selain tausiyah, acara juga diisi dengan doa bersama sebagai harapan agar Kabupaten Kutai Kartanegara senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, serta dijauhkan dari segala bentuk gangguan keamanan dan bencana.
Melalui kehadiran dalam kegiatan keagamaan tersebut, Polres Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun kedekatan spiritual dan sosial demi terwujudnya Kukar yang aman, damai, dan sejahtera.




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!